Selamat Datang di Blog SMP NURIS JEMBER Dapatkan Informasi Yang Akurat Tentang Lembaga Kami,Artikel menarik, Info Pendidikan dll

Deskripsi Artikel

Artikel Edisi I

Minggu, 16 Desember 2012

GELAPNYA HIDUP TANPA ILMU اطلب العلم ولو بالسين ini hadits yang pernah di sampaikan Rasulullah kepada para sahabat, tuntutlah ilmu walau ke negeri cina”. Negeri arab dengan negeri cina adalah sebuah dua Negara yang terletak berjauhan dan berbeda tradisi bahkan ketika itu berbeda agama, akan tetapi kenapa rasulullah memerintahkan sahabat untuk menuntut ilmu walaupun kenegeri cina yang nota beni penduduknya ketika itu non muslim, dari sini banyak hal yang harus dikaji salah satunya adalah Orang islam tidak harus terpaku untuk belajar tentang agama islam ansihk, tapi berbagai ilmu umum pun harus dipelajari karena kalau tidak islam akan ktergantung kepada orang yang beragama lain dan ini berbahaya. Berkaitan dengan hadits di atas Rasulullah pernah juga bersabda yang artinya “apabila kalian ingin akhirat mu baik maka raihlah dengan ilmu, apabila kalian ingin dunia mu bahagia raihlah dengan ilmu, dan apabila kalian ingin kedua-duanya bahagia maka raihlah dengan ilmu”. Dari hadits ini jelas sekali bahwa rasulullah memberikan keterangan kepada kita pada ilmu adalah kunci dari kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat, tanpa ilmu hidup kita akan gelap dan bagai kapal di tengah samudra tanpa nakhkoda yang terombang ambing oleh badai. Ilmu adalah nahkoda kita dalam mengarungi kehidupan yang penuh dengan tantangan. Ada banyak peristiwa yang kita temui dalam kehidupan nyata begitu penting dan berharganya sebuah ilmu, seorang pekerja penggali batu dalam sehari hanya dibayar 35.000 perhari, itu karena pekerja penggali batu tersebut tidak mempunyai ilmu, bandingkan dengan tukang batu yang punya ilmu, dengan ilmu mereka menjadikan batu tersebut sebagai batu ukir yang kemudian harganya jauh lebih tinggi dari awal dia membeli batu tersebut sehingga mendapat keuntungan yang sangat besar. Lantas bagaimana cara kita menuntut ilmu agar ilmu itu kita dapat.? Dalam islam sudah dijelaskan sedetail mungkin bagaimana tata cara kita supaya kita tidak sia-sia dalam menuntut ilmu. Berikut adalah beberapa hal yang harus di lakukan supaya kita bisa meraih ilmu dan ilmunya barokah : 1. Cerdas Maksud cerdas disini adalah tidak gila, semua manusia yang normal pasti bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk kalau dia mau berfikir, inilah yang dimaksud dengan cerdas. Kemudian kecerdasan itu di bagi menjadi 3, cerdas secara spiritual, cerdas secara emosional dan cerdas secara intelektual, kecerdasan intelktual hanya menyumbangkan 20 % dari keberhasilan hakiki seseorang, sementara yang 80 % ditunjang oleh kecerdasan Spiritual dan Emosional. Cerdas secara spiritual artinya kita bisa melakukan sesuatu yang baik dan meninggalkan keburukan menurut agama, jadi sesuatu yang bertentangan dengan agama itu kita tinggalkan itulah yang dimaksud dengan cerdas secara spiritual, seperti menghormat guru, tidak membuat guru sakit hati dan kecewa dll. Sedangkan cerdas secara emosional adalah cerdas dalam emosi / imajinasi, artinya dalam menuntut ilmu kita harus peka terhadap hal-hal yang berkaitan dengan pelajaran kita, seperti ketika ada soal-soal yang berkaitan dengan pelajaran kita itu harus kita kerjakan dan kembangkan, ada hal-hal yang mengganggu pelajaran kita itu harus dibereskan seperti kelas yang kotor harus dibersihkan lebih dulu, membuang sampah pada tempatnya dll. Sedangkan kecerdasan intelektual adalah kecerdsan yang tumbuh mulai kita kecil ini biasanya terpengaruh dengan pola makan kita seperti gizi dan vitamin yang bisa membentuk kcerdasan kita secara intelek. 2. Niat yang kokoh Niat adalah suatu kunci dari sukses atau tidaknya suatu tujuan, tentunya harus dengan yang jels dan kuat. dalam sebuah hadits nabi pernah bersabda yang artinya “segala sesuatu akan ditentukan sesuai deng niatnya”. apalagi pekerjaan yang suci dan mulia seperti menuntut ilmu harus dilandasi dengan niat yang suci dan kuat. 3. Sabar. Dalam mencari ilmu sabar adalah sesuatu yang harus ada dalam diri kita karena untuk mendapatkankan ilmu kita butuh perjuangan dan perjalanan yang panjang, tapi bukan berarti sabar dengan kebodohan dengan berdiam diri tidak mau belajar dan berusaha, akan tetapi kita harus sabar dalam berjuang untuk mendapatkan ilmu. 4. Bekal. Tiada sesuatu yang kita peroleh tanpa sebuah pengorbanan, begitu juga bagi penuntut ilmu bekal adalah hal yang muthlak harus dikeluarkan. 5. Ada guru. Dalam mencari ilmu tidak mungkin kita belajar sendiri khususnya dalam ilmu agama. guru adalah bagian penting yang harus ada dalam menuntut ilmu. 6.Panjang waktunya. Rasul bersabda orang menuntut ilmu dari buaiyan sampai liang lahat. ini artinya seseorang jangan pernah merasa puas terhadap ilmu yang dimiliki sehingga dia harus terus mencari ilmu. Mudah-mudahan kita di takdirkan oleh Allah sebagai orang yang mulia karena ilmu yang kita miliki. amien... Husaini, S.H.I EDISI 2 PUASA ARAFAH & TARWIYAH Apa Puasa Araf dan Tarwiyah Itu...? Puasa arafah adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 9 dzulhijjah(satu hari sebelum hari raya idul adha). disebut dengan puasa arafah karena pada hari itu, umat islam yang sedang melaksanakan ibadah haji sedang melaksanakan salah satu rukun haji yakni wukuf di arafah. bahkan ada yang berpendapat bahwa puasa arafah adalah pengganti haji bagi orang-orang yang tidak mampu untuk melaksanakan ibadah haji. Sedangkan puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 8 bulan dzulhijjah (satu hari sebelum puasa arafah). puasa ini sebegai pelengkap puasa arafah saja yang pahalanya juga tidak sedikit. Apa dalil melaksanakan puasa arafah dan tarwiyah...? Adapun dalil dari puasa arafah adalah hadits nabi yang diriwayatkan oleh Imam muslim sebagai berikut : صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومستقبلة وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية artinya “puasa hari arafah menghapuskan dosa sua tahun yang telah lalu dan akan datang, dan puasa ‘asyura (10 muharram) menghapuskan dosa setahun yang telah lalu” (HR. Muslim). sedang dalil puasa tarwiyah adalah hadits nabi yang diriwayatkan oleh imam dailami dalam kitabnya Musnad Firdaus yang artinya “Puasa pada hari tarwiyah menghapuskan dosa satu tahun, dan puasa pada hari arafah menghapuskan dua tahun” . walaupun hadits ini dianggap sebagai hadits yang dhoif (lemah) tapi puasa asyura adalah perbuatan yang tidak melanggar syariat dan dianjurkan untuk di amalkan sebagai salah satu Fadhoilul a’mal. apalagi di hari yang paling disenangi oleh Allah yakni 10 hari sebelum hari raya idul adha, seperti yang telah di sampaikan rasulullah SAW. dalam sebuah hadits shohih yang diriwayatkan oleh Imam bukhari yang artinya “ Tidak ada perbuatan yang disukai oleh Allah SWT, dari pada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama di bulan zdul hijjah. para sahabat bertanya “ya rasulullah, walau jihad di jalan Allah..? Rasulullah menjawab “Walaupun jihad di jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar dengan dirinya dan harta bendanya kemudian tidak kembali selama-lamanya (mati syahid) (H.R Bukhari). Jadi tidak bisa diragukan lagi kesunnahan dan besarnya pahala dari Allah, kalau kita bisa melaksakan puasa sunnah Arafah dan Tarwiyah, lebih-lebih sepuluh hari pertama pada bulan dzul hijjah yakni tanggal 1 s/d 10 bulan zdul hijjah dengan penuh. Bagaimana seumpama terjadi perbedaan antara pemerintah saudi arabiyah dengan indonesia tentang penetapan tanggal 1 zdul hijjah, kalau terjadi perbedaan maka masyarakat indonesia harus mengikuti pemerintah setempat yakni pemerintah Indonesia. Untuk tahun ini kalau kita melihat kalender 2012 tanggal 1 zdulhijjah jatuh pada tanggal 17 oktober 2012, berarti puasa tarwiyah akan jatuh pada tanggal 24 Oktober sedang puasa Arofah tanggal 25 oktober. Fadilah lain bagi orang yang berpuasa Arafah dan Asyura adalah akan di tutup 30 pintu kesusahan dan dibuka 30 pintu kesenangan oleh Allah. semoga kita selalu mendapat pertolongannya sehingga kita mampu menjalankan perintah dan larangaNya. Amien.... Husaini, S.H.I

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Komentar

  © Blogger template Foam by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP