artikel EIDISI 4
Minggu, 16 Desember 2012
Napak Tilas HIJRAH NAI Salah satu peristiwa penting yang seharusnya di ketahui dan diteladani oleh umat islam adalah peristiwa hijrah nabi Muhammad dari mekkah ke madinah, karena peristiwa ini adalah awal dari perkembangan dan perubahan hidup umat islam dari keterhinaan menjadi kemuliaan. Hijrah secara bahasa adalah pindah, baik pindah secara tempat tinggal ataupun pindah dari keadaan buruk menjadi lebih baik. Dan secara istilah hijrah adalah berpindahnya seseorang dari keadaan atau tempat yang buruk menjadi lebih baik. Hijrah adalah sesuatu yang sangat menyedihkan dan penuh dengan pengorbanan, bayangkan hijrah yang dilakukan oleh Nabi dan para sahabat, mereka harus meninggalkan keluarga, harta benda dan pekerjaan mereka sebenarnya hal itu sangat memberatkan hati mereka tapi karena demi agama dan keyakinan mereka terhadap Islam mereka melakukan itu dengan sabar dan ikhlas, conoth yang sangat sederhana dari pedihnya orang yang mau berubah atau hijrah adalah ketika anak pergi mondok untuk menuntut ilmu mereka harus kuat dan sabar berpisah dengan kedua orang tua dari ranjang yang empuk dan dari makanan yang mewah menjadi sangat sedehana dan paling menyedihkan dari hidup yang bebas menjadi hidup yang selalu di atur dan selalu di ancam point. Ini harus diterima dan dijalani kalau tidak dia tidak akan sukses dan tidak akan bisa berubah menjadi lebih baik. Ketika nabi Muhammad menyebarkan agama islam di mekkah dengan terang-terangan kaum kafir Quarais selalu menentang dan mengancam kehidupan umat islam, penindasan dan kekerasan semakin meraja lela setelah orang-orang terdekat nabi meninggal dunia, orang quraisy tidak segan-segan untuk membunuh nabi Muhammad secara terang-terangan. Karena kondisi yang tak memungkinkan untuk menyebarkan agama islama pada orang mekkah ini kemudian nabi menyebarkan agama islam kepada para pendatang yakni orang orang madinah yang ketika itu sedang berkunjung ke ka’bah untuk beribadah, dan ternyata banyak orang madinah yang menerima ajaran nabi. Kemudian karena peristiwa itu kaum kafir quraisy tambah geram pada nabi Muhammad dan pengikutnya kemudian direncanakanlah pembunuhan kepada nabi Muhammad dan pembunuhan itu akan dilaksankaan pada malam hari, pada malam pembunuhan itu nabi Muhammad di perintah oleh Allah untuk melakukan HIjrah ke kota madinah dengan kesepakatan yang telah beliau lakukan dengan pembesar madinah yang mana dalam kesepakatan iitu orang madinah akan menerima orang islam dan menjamin keselamatan mereka. Ketika malam hijrah Nabi orang-orang qurais sudah siap untuk membunuh nabi dan mengelilingi rumah nabi tapi dengan kuasa Allah nabi keluar dari rumah beliau tanpa kelihatan oleh orang-orang qurais, dan melakukan hijrah ke madinah bersama umat islam yang lain. Dan peristiwa ini kemudian dijadikan awal dari tahun baru islam. Benang Merah dari peristiwa ini adalah, Kita harus sabar dalam melakukan perintah Allah sebagaimana sabarnya kaum muslimin ketika hijrah, kita harus punya niat yang kuat dan ikhlas dalam melakukan setiap ibdaha kepada Allah, dan mari kita teladani hijrah nabi yang ingin merubah keadaan beliau dari keterpurukan menjadi kemuliaan seperti kita harus hijrah dari kebodohan yang selama ini menyelimuti kita dengan beajar yang giat dan berdoa, kita harus hijrah dari hidup yang penuh dengan dosa kepada hidup yang selalau bertaubat dan beribdaha padaNya, dengan begitu kita akan mendapat hikmah dari hijrah yang kita lakuakn dari Rumah ke Pondok / kesekolah. Semoga kita menjadi orang yang selalu bertambah kebaikannya dan menjadi orang mulia dengan petunjuk dan pertolongan Allah. Amien.. Husaini, S.H.I




0 komentar:
Posting Komentar